Review Samsung GT-E2652W [Samsung Champ Duos]

Handphone Samsung Terbaru, Samsung GT-E2652-Pilihan WarnaHitam & PutihBaterai Li-Po 1000 mAh, Pemakaian aktif bertahan selama 1hariFotoKelengkapanHandsetBateraiChargerHandsfreeKartu garansiBuku manualSamsung luncurkan suksesor Samsung Champ, yaitu Samsung GT-E2652W. ponsel yang lebih dikenal dengan nama Samsung Champ Duos ini dibekali dengan dual slot SIM card dan konektivitas Wi-Fi yang mana belum ada di Samsung Champ sebelumnya. DesainDimensi: 9,99 x 5,49 x 1,3 cm, Berat: 88 gram; plastik glossy dibagian depan dan belakang dengan list cromeChamp duos memiliki bentuk yang serupa dengan Samsung Champ. Hanya saja, sedikit lebih besar akibat penggunaan layar yang lebih lebar 0.2 inchi dari pendahulunya.Secara umum, ukurannya yang tidak terlalu besarini memberikan rasa nyaman pada penggunannya, baik ketikadisimpan disaku atau digenggam.Rating: 4 (skala 1-5)Layarlayar sentuh resistive TFT, 256K colors, 240 x 320 pixels, 2.6 inchiLayar resistif memang tidak sepopuler kapasitif. Hal ini diakibatkan responsivitas layar yang tidak sebaik kapasitif. Namun Samsung menutupinya dengan menyediakan stylus.Meski sudah lebih luas 0.2 inchi dari Champ, PULSA masih merasa ’kesempitan’. Belum lagi saat layar digunakan diluar ruangan, layar sulit terlihat. Rating: 4TouchWiz Lite UITouchWiz Lite UI, 5 buah panel tersedia pada homescreen (dapat di-edit),  3 buah ikon shortcut di bagian bawah layar pada homescreen dan menu utama (Keypad, contacts, dan menu)Dari sisi menu , masih sama dengan milik pendahulunya champ,berkat Touch WIZ Lite UI yang disediakan. Dimana widget bisa dikustomisasi sesuai keinginan, muncul notifikasi pada homescreen.Tampilan menu memperlihatkan grid 3x3, itupun masihditambah dengan 3 panel tambahan yang menyediakan aplikasi lainnya.Sayangnya, tampilan ikon nampak kurang interaktif.Rating: 3,5Kamera FotoKamera 1.3 MP, 1280 x 1024 pixels; Tidak ada yang berubah dari fitur yang satu ini dari pendahulunya, resolusi tetap sama, interface juga sama. Fasilitas untuk mengambil foto dilengkapi dengan zoom digital, self-timer, white balance, efek,  night mode, dan media penyimpanan dan yang lainnya.Rating: 3Hasil KameraHasil foto diluar ruang terlihat cukup baik meski tidak terlalu fokus, masih terdapat noise dan pewarnaan yang agak berbeda dari warna asli. Hal lebih parah akan dirasakan ketika digunakan di dalam ruangan dengan pencahayaan seadanya. Rating: 3Video recordingVideo, QCIF@15fps;Selain dapat digunakan untuk memotret, kamera Champ Duos juga dapat digunakan untuk melakukan perekaman video beresolusi QCIF dengan kecepatan perekaman 15 frame perdetik. Terdapat beberapa pengaturan perekaman video seperti self-timer, white balance, efek warna, kualitas video, EV, zoom-in, dan media penyimpanan foto. Saat merekam video hanya mampu merekam dengan kecepatan video 15fps pada kemampuan resolusi maksimal QcifRating: 2InternetBrowser WAP 2.0/xHTML, HTMLChamp Duos hanya mampu menggunakan jalur GPRS, dengan dukungan Wap Netfront Browser v3.5 standar milik Samsung di bundling dengan WouchWIZ lite-nya. Beruntung Champ Duos punya koneksi Wifi. Namun Sayangnya browser Champ Duos tidak dapat digunakan untuk membuka website berbasis HTML karena keterbatasan memori, ini terbukti saat membuka website tabloid pulsa versi HTML www.tabloidpulsa.co.id, Duos tidak dapat membukanya dengan pesan karena halaman tersebut terlalu besar.Rating: 3Jejaring Sosial& chattingFacebook dan TwitterDuos menyediakan dua aplikasi jejaring sosial yang sudah terdapat didalam sistem, yaitu Facebook dan Twitter. Keduanya bisa digunakan dengan baik, tanpa ada masalah berarti. Namun penggunaan layar resistif membuat scrolling layar kurang responsif, bahkan terkesan nge-lag.Pada menu IM, terdapat aplikasi IM seperti Windows Live Messenger, Yahoo Messenger, dan Palringo. Namun sayang aplikasi  tidak multitasking. Alias tidak bisa diminimize.Rating: 3SNSSocial networking integrationUpdate status tidak susah lagi karena Samsung Champ Duos juga dilengkapi dengan Social networking integration, yaitu fasilitas untuk mengintegrasikan beberapa situs jejaring social seperti Friendster, Myspace, photobucket, picasa, twitter, dan Facebook.Pada aplikasi ini anda dapat mengupdate status satu kali lalu pada situs beberapa tersebut akan terupdate status semuaRating: 3KonektifitasGPRS, WiFi, Bluetooth dan Kabel dataSamsung Champ Duos berjalan pada jaringan triband GSM/GPRS/EDGE 900/1800/1900 Mhz. Untuk konektivitas sudahtersedia Wi-Fi dan Bluetooth versi 2.1 dengan dukungan A2DP. Sedangkan untuk menghubungkan ponsel ke PC bisa menggunakan kabel data microUSB  yang dijual terpisah karena Samsung Champ Duos kabel data tidak ada dalam paket penjualan. Lubang jack audio standar 3,5mm dapat anda gunakan untuk mendengarkan lagu menggunakan headset favorit anda.Rating: 3Dual On GSMDual On GSM TribandNama “Duos” diwakilkan dengan fitur utama  yang menggunakan teknologi dual SIM card. Keduanya mampu aktif pada waktu yang bersamaan. Saat dicoba memasukan dua kartu pada kedua slot simcardnya tidak masalah, bahkan Champ Duos bisa mengenalinya dengan baikNamun sayang saat salah satu sim aktif ada panggilan, kartu pada slot lainnya tidak dapat dihubungi. Rating: 3AudioMP3/WMA/eAAC+playerKualitas suara dengan menggunakan speakernya cukup baik, saat saat diatur dengan pengaturan suara maksimal. Saat lagu dimainkan terdapat tampilan album art pada pemutar musik. Kualitas suara akan lebih maksimal saat pengguna menggunakan headset 3.5mm serta headset Bluetooth Stereo.Rating: 3Kelebihan•Interface TouchWiz Lite•Teknologi dual SIM card•Konektivitas Wi-Fi •Kualitas audio bagusKekurangan•Kamera tanpa flash dan tombol Shutter•Tidak dapat menerima panggilan masuk ketika slot lainnya sedang melakukan panggilan• Layar kurang luas dan susah digunakan saat dibawah sinar matahari•Browser tidak dapat digunakan untuk membuka situs HTML karena kurangnya memoriKesimpulanDibandingkan pendahulunya Champ Duos memang memiliki beberapa peningkatan fitur, seperti dual SIM card, dan Wi-Fi. Namun sayang beberapa fitur ini tidak dipersiapkan secara maksimal sehingga masih harus ada perbaikan. Satu-satunya hal yang memaksa kita memakluminya adalah ‘harga’-nya yang memang tidak mahal. Sumber: TabloidPulsa
DETAILS / BUY

Ponsel Windows Phone WP7 Nokia, Masuk Indonesia Akhir 2011

Handphone Windows Phone Terbaru -Ponsel Windows Phone Nokia-

Sejak diumumkannya aliansi strategis Nokia dan Microsoft, hingga kini memang belum ada tanda-tanda bahwa smartphone berbasis WP 7 besutan Nokia itu bakal hadir dalam waktu dekat ini. Bahkan, tak diketahui kapan pastinya smartphone WP 7 besutan Nokia ini bisa disaksikan khalayak ramai.

Nah, seiring perkembangan waktu, teka-teki terkait kehadiran smartphone Nokia berbasis WP 7 terungkap sudah.

Dalam sebuah perbincangan dengan salah satu perusahaan broadcasting di Finlandia, CEO Nokia, Stephen Elop, seperti dikutip PULSAonline via mobilecrunch, mengatakan bahwa kemungkinan kita akan melihat ponsel baru (WP 7) pertama pada akhir kuartal tahun ini.

Sekadar infomasi, keberadaan dari calon handset Nokia berbasis WP 7 memang sempat terkuak dan menjadi topik perbincangan yang cukup hangat beberapa waktu lalu. Seperti inikah nantinya smartphone Nokia berbasis WP 7 pertama. Kita lihat saja nanti.

TabloidPulsa
DETAILS / BUY

Review Dell Streak Tablet

Review Ponsel Terbaru Dell Streak- Kelebihan: Android 2.2, Wifi, GPS, 3G/HSDPA, prosesor 1GHzKekurangan: Kerap lag, charger dan kabel data menggunakan konektor proprietaryPasar tablet sepertinya menjadi area baru incaran para vendor. Tak hanya itu, masing-masing bahkan membuat standar sendiri dari segi bentuk maupun ukuran. Lihat saja Dell, ambil bagian memajang Streak sebagai perangkat tablet generasi baru dengan form factor yang hanya beda tipis dari ponsel cerdas.

Disain

Dell sepertinya enggan disebut mengekor tablet yang sudah lebih dulu eksis di pasar semisal Samsung Galaxy Tab atau Apple iPad. Buktinya, terlihat diferensiasi saat Streak menyesak di antara kompetitor. Ya, perangkat ini berani muncul dengan ukuran ‘tanggung’ antara smartphone dan tablet. 
Dilihat dari ukuran, klasifikasi Dell Streak memang ada di wilayah abu-abu. Namun, pihak Dell mengklaim perangkat ini sebagai tablet, bisa dibuktikan dari kotak penjualan yang menempelkan label ‘tablet’ pada Streak. 
Sedikit membandingkan dengan tablet Galaxy Tab yang memiliki ukuran layar 7 inci dan iPad dengan ukuran layar 9,7 inci, Dell Streak muncul dengan ukuran 5 inci. Sementara bicara smartphone terkini yang ada di pasar seperti HTC HD 7 yang mengusung layar 4,3 inci, jelas tak terpaut jauh perbedaannya. Satu contoh yang mencirikan bahwa Streak diposisikan sebagai tablet adalah dari cara memegangnya. Anda ‘harus’ memegang tablet ini dalam posisi horizontal untuk mengakses interface secara optimal. 
Dell sengaja memasang tiga tombol capacitive (menu, home, back) untuk orientasi landscape. Jadi posisi tiga tombol yang disajikan itu memiliki formasi untuk diakses dari sebelah kanan. Pasalnya, jika tablet ada dalam posisi vertikal posisi ikon akan terbalik menghadap kanan. 
Cukup soal bentuk dan ukuran layar, karena begitu memasuki wilayah material pembungkus Dell Streak, Anda akan menemukan sebuah perangkat bermutu. Tablet yang memiliki profil ramping dengan permukaan clean ini terbuat dari plastik solid dan cover pelindung logam. 
Sayangnya, seperti yang ditemukan pada Galaxy Tab dan iPad, tablet keluaran Dell ini hanya tampil dengan konektor 30-pin untuk charger dan USB di sebelah kiri bodi. Mengecewakan karena konektor proprietary seperti ini tidak kompatibel dengan kabel data standar yang dipakai rata-rata gadget saat ini.Layar & MenuDell Streak dipoles dengan lapisan gorilla glass yang berfungsi melindungi layar dari goresan. Setidaknya, tak perlu kuatir tergores saat LCD TFT sentuh dengan 16 juta warna ini  tak sengaja terkena gesekan kunci atau benda tajam. 
Resolusi layar pada Dell Streak adalah WVGA (800x480 piksel). Sekelas dengan beberapa smartphone namun masih kalah dari Galaxy Tab yang mengusung resolusi WSVGA (1024×600 piksel). Meski fontasi terlihat kurang tajam di layar 5 inci-nya, tapi tingkat kontras dan kejernihan layar masih tergolong baik. Berbicara sensor sentuh berbasis capacitive pada tablet ini, ada beberapa hal yang tercatat oleh PULSA. Respon layar terasa kurang halus. Saat Anda menggeser layar dengan sapuan jari, kadang seperti tertahan dan seret. Namun, sensitifitasnya masih cukup baik dan sesuai ekspektasi ponsel cerdas terkini.  
Soal tampilan menu, Dell menyuguhkan antarmuka yang dijuluki Dell Stage Interface. Secara keseluruhan masih tak jauh dari standar Android namun sudah dipermak dengan beberapa inovasi baru. Seperti tambahan widget khusus yang dikembangkan sang vendor atau beberapa sentuhan kecil di sana-sini semisal Stage accelerator bar.Anda akan menemukan tujuh buah panel homescreen yang bisa dijejali widget bawaan Android atau widget khusus Dell. Selain itu, ada Stage accelerator bar yang bisa dimunculkan dengan menahan sebentar sudut bawah layar. Nah, Anda bisa menggeser homescreen secara lebih praktis via ‘bar’ tersebut.  
Sebagai hiburan, sudah tersisip Live Wallpaper yang bisa membuat suasana layar lebih atraktif. Wallpapaper ini mampu merespon setiap sentuhan jari dengan menampilkan efek atau animasi tertentu. Fasilitas ini sendiri memang sudah ditanamkan sejak versi Android Eclair. 
Terakhir, menu utama dalam Dell Streak tampil dengan dua kolom yang bisa diakses secara bergantian dengan menyapukan jari ke kiri atau kanan. Anda akan menemukan kumpulan ikon dan launcher yang bisa dipakai untuk menjalankan program dan aplikasi di dalamnya.   Sistem OperasiBerbekal OS Android 2.2 (Froyo), kemampuan Dell Streak sebagai tablet masih harus diuji. Pasalnya, kinerja Froyo lebih optimal untuk ponsel cerdas ketimbang tablet. Pengalaman yang pernah PULSA dapat saat menguji Galaxy Tab kembali terkenang.
Pada Galaxy Tab, Froyo ‘sanggup’ diperintahkan mengurusi layar yang besarnya mendekati netbook. Namun, Samsung terpaksa melakukan penyesuaian supaya OS itu mampu selaras dengan form factor Galaxy Tab. Bagaimana dengan Dell Streak?
Seperti OS Froyo pada umumnya, hal yang paling menonjol adalah dukungan terhadap Adobe Flash 10.1 support serta kemampuan membuat portable Wi-Fi hotspot. Keduanya bekerja dengan baik pada Dell Streak. Begitu pula aksi multitasking dan pinch-to-zoom yang tergolong memuaskan.  
Dengan prosesor Snapdragon Qualcomm berkecepatan 1GHz semestinya tidak ada lag atau jeda saat menjelajah ke sistem menu atau melakukan browsing. Namun, Dell Streak kerap mengalami lag, bahkan kadangkala hang di tengah pemakaian. Apalagi jika ada program berat yang sedang berjalan lantas Anda membuka aplikasi lain. Lebih jauh, efek transisi masih terasa dan agak berat saat loading. Patut diketahui juga, aplikasi Android yang ada saat ini baru optimal untuk WVGA. Nah, pada Dell Streak layarnya yang berukuran 5 inci adalah pengecualian. Banyak sekali space layar yang terbuang percuma di sesi tertentu semisal dalam fitur messaging. 
Kolom pengetikan pesan begitu kecil sehingga sangat kontras dengan ukuran layar yang besar. Dalam hal ini, Dell Streak tak melakukan penyesuaian seperti dalam Galaxy Tab. Keberadaan Froyo dalam tablet ini masih bertindak seperti halnya sistem operasi di versi ponsel.   
Soal pengetikan, keypad QWERTY virtual yang tampil dengan ukuran tombol besar cukup menguntungkan. Nyaman dipakai mengetik baik dalam modus portrait atau landscape. Apalagi tertanam fitur Swype untuk mempermudah pengetikan.
Audio/VideoPemutar musik pada Dell Streak tak jauh berbeda dengan yang biasa ditemukan pada Android umumnya. Anda bisa mencari koleksi musik dengan cara lebih praktis. Sayang, fasilitas ini tidak ditunjang dengan gebrakan memuaskan di sektor output. 
Pasalnya, speaker eksternal tablet yang berada di bagian belakang bodi memiliki keluaran yang relatif kurang ‘nendang’. Suara yang memancar dari speaker terasa cempreng. Untungnya, vendor sudah menyiapkan port audio 3,5 mm, pasalnya suara via headset terasa lebih baik di telinga. Urusan video, ukuran layar tablet yang besar biasanya asyik dipakai menonton. Sayang, Dell Streak kurang maksimal di sektor ini lantaran tablet ini hanya mampu mengolah video dalam format H.263 / H.264, 3GP, MPEG4 dan WMV. Lain dari itu, tablet ini hanya bisa merekam video tertinggi dalam resolusi 352x288 piksel yang masih mengecewakan hasilnya. 
Kamera
Streak coba unjuk gigi dengan kamera 5 megapiksel ditunjang autofokus dan LED flash. Di segmen tablet, tawaran ini cukup menggiurkan karena Galaxy Tab saja hanya support kamera 3 megapiksel. Apalagi tersedia tombol shutter kamera yang membuat sektor ini jadi lebih menarik.
User interface sudah cukup nyaman dengan setting standar Android. Tersedia beberapa pengaturan termasuk brightness, contrast, white balance dan flicker adjustment. Tertanam juga geotagging dan compression (quality) dan setting untuk resolusi. PULSA menguji kemampuan kameranya dalam kondisi outdoor. Dari beberapa jepretan yang dilakukan kualitasnya ternyata tak sesuai ekspektasi. Fokus serta ketajaman gambar masih kalah dari ponsel dengan kemampuan kamera setara. Sementara di sesi indoor, untuk pemotretan jarak dekat hasil gambar terlihat optimal berkat dukungan LED flash. 
Meski menyediakan kamera depan VGA, namun Streak belum mendukung kemampuan video call via jaringan selular. Namun, lewat beberapa aplikasi messenger tertentu, Anda tetap bisa mengoptimalkannya. 
Internet 
Dell Streak sudah dibenami dengan kemampuan internet yang cukup menjanjikan lewat jalur data 7,2 Mbps HSDPA dan 5,76 Mbps HSUPA. Silahkan akses dunia maya lewat Webkit Browser-nya,  Anda akan menikmati pengalaman seperti menjelajah internet di browser PC. Tak hanya itu, fasilitas seperti pinch-to-zoom turut menemani kelengkapan browser. Anda bisa memperbesar halaman cukup dengan melakukan gerakan mencubit di layar. Selain itu, support Flash dalam browser ini membuat konten website dinamis bisa tertampil sempurna di layar. 
Belum puas? Tablet ini juga menyertakan fasilitas Wi-Fi termasuk fitur Mobile HotSpot untuk membagi data jaringan via Wifi. Setidaknya pilihan mengakses internet jadi lebih fleksibel. 
Navigasi
Fitur peta dan navigasi dalam layar berukuran 5 inci seperti Dell Streak bakal memberikan pengalaman menarik. Dell sudah Streak dibenami receiver GPS dan aplikasi Google Map. GPS bersifat assisted dengan bantuan lalu lintas data melalui WiFi. Tingkat akurasinya lebih akurat ketimbang A-GPS yang dibantu dengan saluran selular. Menariknya, Dell Streak juga sudah dibenami beragam aplikasi navigasi seperti Co-Pilot, Assistant Free dan fitur Navigasi khusus yang bisa memandu memandu arah lewat suara. Selain itu, tersedia juga aplikasi Google Latitude. 
Fitur Lain
Tablet ini bisa dipakai menelepon. Namun, lantaran bentuknya yang besar agak janggal menempel di telinga saat bercakap-cakap. Untuk menyiasatinya, Anda bisa mengaktifkan loudspeaker saat melakukan panggilan atau menerima telepon. 
Dell Streak juga mampu mengintegrasikan situs jejaring sosial dengan fitur kontak. Fitur Voice Search juga sudah disuntikkan dalam tablet ini. Termasuk aplikasi akses situs jejaring sosial Facebook dan Twitter yang bisa dinikmati secara praktis via widget Social. Lebih dari itu, beragam aplikasi khas Android seperti Android Market, Google Talk, Android Market, Gmail, YouTube sudah disisipkan.Soal kemampuan perkantoran, Dell Streak sudah hadir dengan QuickOffice yang sanggup dipakai membuat dokumen baru, pengetikan dan membaca dokumen. Tertanam juga interface yang memungkinkan Anda menjelajah 700 ribu buku di Kindle Store. Aplikasi lain yang tak kalah menarik seperti Evernote, AccuWeather, YouTube, Zinio Readers, Voiceh Search, TunIn Radio dan lain-lain. 
Kesimpulan
Dell Streak memang memposisikan diri sebagai tablet. Namun, sepertinya kemampuan perangkat ini masih condong ke posisi ponsel cerdas. Pasalnya, jika dibandingkan dengan ponsel cerdas berbasis Android yang ada saat ini, terasa setara kecuali sektor layar.
Bersaing dengan Galaxy Tab? Tablet keluaran Dell ini sepertinya masih harus bekerja keras. Selain karena posisinya membingungkan sebagian kalangan, kinerjanya sebagai sebuah tablet masih memerlukan banyak perbaikan. (hp)PULSA SAYS Disain

7,5

Layar & Menu

8

Sistem Operasi

8

Audio/video

8

Kamera

8

Internet

8,5

Navigasi

8

Fitur Lain

8

 Spesifikasi :

TabloidPulsa
DETAILS / BUY

Samsung Release Galaxy S II di Korea Selatan

Handphone Terbaru Samsung Galaxy S II-Vendor ponsel terbesar kedua di dunia, Samsung Electronic Co, akhirnya meluncurkan Galaxy S II di Korea Selatan. Galaxy S II smartphone yang diperkenalkan pertama kali pada ajang Mobile World Congress dikatakan sebagai versi baru dari smartphone andalnya, Galaxy S.
Galaxy S II sedianya akan hadir dengan prosesor dual-core buatan Samsung sendiri. Sedikit beda dengan pendahulunya, Galaxy S, smartphone anyar Samsung ini hadir dengan form factor yang lebih ramping dan layar lebih besar.
Samsung Galaxy S II, seperti dikutip PULSAonline via Reuters, akan digulirkan di pasaran Korea Selatan melalui beberapa operator di sana, yakni SK Telecom, KT Corp, dan LG Uplus.
Setelah Korea Selatan, Galaxy S II akan memulai debutnya di pasar global pada bulan Mei mendatang, dengan target penjualan lebih dari 10 juta unit untuk tahun ini saja.
(TabloidPulsa)
DETAILS / BUY

Review HTC HD7

Review Ponsel terbaru-PULSA akhirnya berkesempatan mencoba salah satu dari ponsel pertama yang menggunakan  sistem operasi teranyar Microsoft, Windows Phone 7. Di edisi ini kami akan berbagi pengalaman menggunakan smartphone asal Taiwan HTC HD7.DesainMassive, begitulah kata pertama yang terpintas di benak ketika pertama kali melihat smartphone ini. Memang salah satu ponsel pertama yang mengusung Windows Phone 7 ini memiliki ukuran diatas rata-rata ponsel kebanyakan. Bayangkan saja dimensi seukuran 122 x 68 x 11.2 mm membuatnya terlihat bongsor bahkan saat digenggam oleh tangan berukuran besar.Bagian depan didominasi display ditambah tiga tombol kapasitif yang dibalut kaca anti gores ‘gorilla glass’.  Dibalik kebagian belakang kita dapat melihat kamera yang diapit oleh dual-LED flash dan speaker. Di area yang sama juga terdapat kickstand berbahan logam yang cukup berguna untuk menikmati file berupa gambar dan video dalam orientasi landscape. Bagian ini sebagian besar terbuat dari bahan plastik yang flexible dan relatif tipis. Sementara bahan metal mengelilingi bagian samping HD7, terdapat dua tombol volume dan camera shutter dibagian kanan ponsel. Bagian atas dieklusifkan hanya bagi tombol power, dan dibagian bawah kita akan menemukan port audio 3.5mm, mini USB dan lubang mic.Ada hal yang sedikit mengganggu dalam hal desain, yaitu semacam selokan kecil diatas dan bawah display (dalam orientasi portrait). Menurut pengamatan PULSA, bagian ini akan rentan sekali menumpuk debu dan akan cukup sulit dibersihkan.Tapi secara keseluruhan HD7 tampil berkelas dan sangat nyaman digengam berkat desainnya yang ergonomis khas HTC.HardwareBeralih ke perangkat keras. Beberapa hal yang menjadi perhatian PULSA adalah processor yang menjadi otak dari smartphone ini masih menggunakan Qualcomm Snapdragon QSD8250 1GHz. Bagi anda yang belum mengetahui, prosesor yang sama juga tertanam dalam HTC HD2, smartphone berbasis Windows Mobile 6.5, pendahulu HD7 yang sudah dipasarkan sejak setahun yang lalu. Meski begitu, kinerja dari prosesor ini masih terbilang mumpuni untuk mengakomodir WP7.Disamping prosesor, yang juga penting adalah baterai. Dan sepertinya HTC mengesampingkan hal ini. Tengok saja baterai HD7 yang hanya berkapasitas 1230mAh, terbilang kecil untuk menyuplai daya ponsel sekelas smartphone yang tentunya kinerjanya diatas ponsel biasa. Apalagi baterai ini harus mendukung performa prosesor dan layar yang berukuran besar. Alhasil HD7 harus dicharge hampir setiap hari pada pemakaian standar.Display & InterfaceUkurannya yang besar tidak langsung menjadi kekurangan HD7, apalagi sebagian besar bagian depan didedikasikan untuk layar sentuh berbasis LCD capasitive seluas 4.3 inchi yang tentu saja akan memanjakan mata dan jari anda. Coba bandingkan dengan iPhone 4 yang hanya memiliki display sebesar 3,5 inchi.Kemampuan display beresolusi 480x800 pixel ini dalam menanggapi input sentuhan juga terbilang baik. Swipe (gerakan mengelus layar), double tap (dua sentuhan berurutan), dan pinch zooming (zoom dengan gerakan seperti mencubit) terasa responsif dan lancar. Hanya saja terkadang ada tombol virtual yang tidak menanggapi sentuhan, hal ini kemungkinan besar disebabkan bug yang terdapat pada sistem operasi Windows Phone 7. Hal ini bisa dimaklumi mengingat sistem operasi  ini bisa dibilang “barang baru” karena mengalami perubahan besar besaran dibanding pendahulunya. Tampilan antar muka pada WP7 ini bisa digambarkan dengan kata simple dan user-friendly. Ada dua tampilan utama pada sistem operasi anyar ini yaitu ‘start screen’ dan ‘application list’. Start screen adalah tampilan paling awal ketika anda menghidupkan atau menswipe lock screen pada Windows Phone 7. Fitur ini memudahkan anda mempersonalisasi smartphone sesuai dengan kebutuhan. Kita bisa mem-pin (istilah yang digunakan Windows untuk membuat semacam shortcut pada start screen) apapun sesuai keinginan, mulai dari kontak yang anda anggap penting, aplikasi yang sering digunakan, hingga file yang sering anda akses. KameraInterface kamera HD7 sangat sederhana, PULSA hanya menemukan viewfinder dan beberapa kontrol disebelah kanan. Masing masing adalah switch kamera photo dan video, tombol zoom virtual dan setting. Masuk ke setting kita bisa melakukan pengaturan scenes, efek, resolusi  dan lain sebagainya.Digunakan memotret di dalam ruangan, kamera 5MP ini memberikan hasil yang lumayan baik, warna yang dihasilkan sudah sesuai warna asli objek. Sedang untuk penggunaan di luar ruangan, hasil dari kamera HD7 relatif memuaskan. Satu catatan yang menjadi kekurangan kamera pada HD7 adalah meski dilengkapi dengan fitur auto-focus seringkali sensor kamera tidak tepat dalam menentukan area focus yang diinginkan sehingga hasil foto sering kali agak blur. Kamera pada HD7 juga mampu merekam gambar bergerak dalam resolusi maksimal HD 720P. Interface kamera ketika di switch ke mode perekam pun identik dengan mode kamera foto. Kualitas video yang diproduksi  cukup memuaskan pada kondisi pencahayaan cukup, akan tetapi masih banyak noise ketika kondisi pencahayaannya minim. Internet & KonektifitasSeperti halnya semua smartphone berbasis Windows Phone 7, untuk keperluan berselancar di dunia maya HTC HD7 juga mengandalkan mobile Internet Explorer. Meskipun pada versi desktop program ini mengecewakan, browser buatan Microsoft ini relatif memuaskan di versi mobilenya. Apalagi didukung perangkat keras yang berjalan pada jalur HSDPA seperti smartphone ini. Browser ini pun sudah mendukung multitab browsing, dan ketika dicoba membuka beberapa halaman bersamaan performa browser ini pun relatif stabil.  Dan yang paling menyenangkan dari ber-internet menggunakan smartphone ini tentu saja karena ukuran layarnya yang luas, sehingga membuat tampilan web sangat bersahabat dengan mata terutama bagi anda yang gemar membaca artikel di internet.Untuk urusan konektifitas HD7 menyediakan beberapa sarana yaitu Bluetooth, wi-fi, dan kabel data. Dan meskipun dilengkapi dengan kabel data USB jangan berpikir smartphone ini akan mudah untuk melakukan transfer data dengan desktop. Karena HD7 tidak akan terdeteksi sebagai media penyimpanan massa (mass storage) seperti kebanyakan ponsel lain saat dihubungkan ke komputer. Lalu bagaimana untuk memindahkan data dari dan menuju komputer? Anda membutuhkan Zune software untuk melakukannya. Masalah tidak sampai disitu, bagi anda pengguna Windows XP SP2 kebawah bersiaplah kecewa, karena Zune software hanya dapat diinstal pada desktop yang berjalan pada Windows XP SP3 atau yang lebih baru. Cukup rumit dan mengecewakan mengingat Windows dan Windows Phone berasal dari induk yang sama.MarketplaceUntuk menambahkan berbagai aplikasi kedalam ponsel, WP7 sudah dilengkapi dengan Marketplace yaitu sejenis digital store seperti App World pada BlackBerry. Di Marketplace berbagai macam aplikasi dan games bisa diunduh dan langsung diinstal kedalam ponsel. Pada HD7 (dan sepertinya semua smartphone HTC dengan WP7), anda akan menemukan kategori khusus yaitu HTC Apps yang berisi beberapa aplikasi gratis yang diperuntukkan bagi smartphone HTC.Bukan hanya aplikasi dan games, Marketplace juga menyediakan konten musik untuk didownload.  Sayangnya Marketplace lebih banyak berisi konten baik aplikasi, games, maupun musik yang berbayar dibandingkan yang gratis.Zune playerSeperti yang pernah PULSA bahas sebelumnya, pada setiap perangkat WP7 akan disertakan Zune player yaitu pemutar musik dan video yang terintegrasi. Melalui Zune player kita juga bisa mengakses podcast dan radio. Untuk memasukkan musik ke dalam ponsel, HD7 memberikan beberapa pilihan, pertama kita bisa membeli konten musik dari Marketplace yang bisa diakses langsung lewat Zune player atau mentransfernya dari komputer. Jangan lupa, untuk pilihan kedua kita membutuhkan Zune software yang berfungsi layaknya iTunes untuk iPhone. HTC HubTidak seperti pada Windows Mobile versi sebelumnya, Microsoft tidak memperbolehkan vendor untuk merubah interface pada sistem operasi Windows Phone 7. Mungkin inilah alasan utama HTC menyertakan aplikasi HTC Hub pada perangkat WP7-nya. Karena ketika menjalankan aplikasi ini, PULSA langsung mendapati tampilan Sense UI khas homescreen smartphone HTC. Lewat aplikasi ini juga kita bisa memantau HTC Apps pada marketplace dan juga update-annya. LainnyaSelain mengandalkan fitur baru WP7 seperti start, speech, search, Zune player, Xbox Live dan lain sebagainya. HTC juga membekali HD7 dengan aplikasi default yang cukup bermanfaat, misalnya Photo enhancer yang bisa digunakan untuk mengaplikasikan efek tertentu pada foto.Ada satu hal yang terlupakan pada WP7, dengan segala kelebihannya OS tidak dapat melakukan copy-paste, hal kecil namun penting apalagi untuk ponsel kategori smartphone sperti HD7.KesimpulanNama HTC tentunya menjadi jaminan perangkat smartphone berspesifikasi tinggi, dan ini juga didapati pada HD7.Sedang dari segi OS, Windows Phone7  yang tertanam pada HD7 memang mengalami banyak perkembangan dibanding pendahulunya. Namun sepertinya OS andalan Microsoft ini belum benar-benar siap untuk bersaing dengan sistem operasi lain. Masih terdapat banyak kekurangan kecil yang sebenarnya tidak perlu terjadi.Kelebihan:•Windows Phone 7•HSDPA•WiFi•Zune Player•Market Place•XboX LiveKekurangan:•Sinkronisasi melalui Zune software•Tidak ada memori external•Tidak bisa copy-pasteMenurut PULSA
Interface
9Cool
Multimedia
9Cool
Konektivitas
8Laughing
Aplikasi dan Instalasi
8Laughing
Hardware
8Laughing
DETAILS / BUY
 
Handphone News | by Faqih.info ©2013-2014 | Amazon Store Partner Website